# Navigation

Cara Membuat File XML Menggunakan PHP

Cara Membuat File XML Menggunakan PHP

Ada banyak alasan mengapa kita membuat dokumen XML menggunakan PHP. Misalnya untuk membuat Sitemap, RSS Feed atau untuk layanan REST. Apapun alasannya, tutorial kali ini akan mengenalkan Anda pada objek DOMDocument dan cara menggunakannya untuk membuat dokumen XML yang dinamis. Sebelum kita mulai membuat XML, kita memerlukan beberapa hal untuk membuatnya. Saya akan memulai dengan mendeklarasikan sebuah kelas yang akan menyimpan beberapa informasi tentang tutorial terbaru di Ashharbustan.com.

class Tutorial
{
  public $penulis;
  public $judul;
  public $tanggal;
  public $kategori;
 
  function __construct($author, $title, $date, $categories)
  {
    $this->penulis = $author;
    $this->judul = $title;
    $this->tanggal = $date;
    $this->kategori = $categories;
  }
}

 


Di sini kita telah memiliki objek PHP yang sangat sederhana yang menyimpan berbagai informasi yang berkaitan dengan tutorial yaitu informasi penulis, judul, tanggal publikasi, dan kategori. Sekarang kita akan menentukan nilai objeknya yang kemudian dikonversi menjadi XML. Caranya yaitu dengan membuat objek dari kelas tutorial yang telah dibuat, lebih lengkapnya perhatikan source code berikut:

$tutorials = array(
  new Tutorial(
    "Muh. Ashhar Bustan",
    "Cara Membuat Sitemap XML",
    "1/13/2017",
    array(
      "Tutorial",
      "XML"
    )
  ),
   
  new Tutorial(
    "Muh. Ashhar Bustan",
    "Tutorial Codeigniter",
    "1/12/2017",
    array(
      "Tutorial",
      "Codeigniter",
      "PHP"
    )
  ),
 
  new Tutorial(
    "Muh. Ashhar Bustan",
    "Cara Menginstall Codeigniter",
    "1/6/2017",
    array(
      "Tutorial",
      "Codeigniter",
      "XAMPP",
      "HTML"
    )
  )
);

 

Sekarang kita masuk ke bagian intinya yaitu membuat file XML perhatikan source code berikut:

header("Content-Type: text/xml");

//membuat file XML
$xmlDoc = new DOMDocument();

//membuat elemen root
$root = $xmlDoc->appendChild(
          $xmlDoc->createElement("TutrialTerbaru"));
       
//memformat xml
$xmlDoc->formatOutput = true;

//menyimpan file dengan nama test.xml
$xmlDoc->save("test.xml");

 

Baris pertama untuk memberitahu browser bahwa kita tidak mengembalikan bentuk HTML, kita hanya mengembalikan xml. Hal tersebut untuk mencegah browser mencoba membuat XML menjadi HTML, yang menyebabkannya tidak berfungsi dan hanya menampilkan layar kosong. Kita kemudian membuat sebuah instance dari DOMDocument. Kita bisa mengatur version dan encoding yang akan kita gunakan pada Konstruktor tetapi defaultnya akan menggunakan xml versi 1.0. Selanjutnya kita membuat node root, yang dalam contoh di atas adalah TutorialTerbaru. Caranya dengan membuat elemen menggunakan fungsi createElement DOMDocument dan menambahkannya sebagai anak atau child ke dokumen XML. Baris selanjutnya kita memerintahkan DOMDocument untuk memformat output agar tampilannya teratur, dan kemudian menyimpannya ke dalam file dengan nama test.xml. Jika kita menjalankan skrip di atas, kita akan mendapatkan hasil seperti berikut:

<?xml version="1.0"?>
<TutorialTerbaru/>