# Navigation

Kisi-Kisi Soal Kompetensi Bidang (SKB) Guru

Kisi-Kisi Soal Kompetensi Bidang (SKB) Guru

Pemerintah telah mengumumkan hasil seleksi kompetensi dasar atau SKD (Lihat pengumuman hasil SKD di sini). Untuk peserta tes CPNS yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar, akan mengikuti tahap selanjutnya yaitu Seleksi Kompetensi Bidang. Sekarang pemerintah melalui Menpan-RB telah menetapkan bahwa SKB akan dilaksanakan menggunakan CAT agar lebih transparan. Bobot penilaian antara SKB dan SKD adalah 60% untuk SKB dan 40% untuk SKD. Hasil akumulasi antara SKD dan SKB kemudian akan dijadikan dasar perangkinan untuk menentukan peserta yang lulus CPNS.

Perlu diketahui bahwa Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) itu sendiri dimaksudkan untuk menguji kemampuan peserta tes CPNS di bidangnya masing-masing sesuai dengan latar belakan pendidikan dan formasi yang dilamar. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan ada instansi yang menggunakan Psikotest sebagai Seleksi Kompetensi Bidang. Kali ini kita akan membahas kisi - kisi SKB Guru atau Tenaga Pendidik.


Seperti yang telah disebutkan di atas tadi bahwa SKB bertujuan untuk menguji kompetensi perserta tes berdasarkan latar belakang pendidikan dan formasi yang dilamar. Sebagai seorang guru atau tenaga pendidik, maka ada 4 (empat) jenis kompetensi yang harus dimiliki yaitu:

1. Kompetensi Kepribadian
Kompetensi kepribadian menggambarkan kemampuan seorang guru dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai seorang tenaga pendidik, yaitu dapat menunjukkan sikap dan kepribadian yang baik serta menjadi guru yang patut untuk ditiru dan diteladani. Karena guru diyakini memiliki ilmu yang bermanfaat untuk para siswa sehingga seorang guru yang patut untuk ditiru dan diteladani adalah guru yang memiliki sikap dan pribadi yang baik.

2. Kompetensi sosial
Kompetensi sosial adalah kemampuan seorang guru dalam menjalin hubungan atau berkomunikasi dan berinteraksi yang baik dengan warga dimanapun guru berada. Kemampuan sosial ini dapat dilihat melalui pergaulan sosial guru tersebut, seperti pergaulaun guru dengan siswa, dengan rekan sesama guru, dengan orang tua atau wali murid dan juga pergaulan dengan masyarakat di luar lingkungan sekolah.

3. Kompetensi profesional
Kompetensi profesional menggambarkan kemampuan seorang guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Kemampuan melaksakan proses belajar mengajar ini dilihat dari kemampuan dan kecakapan seorang guru dalam mendukung pembelajaran di dalam kelas, penguasaan materi belajar, strategi mengajar dan penggunaan media belajar.

4. Kompetensi pedagogik
Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi yang sangat berkaitan dengan kemampuan guru dalam memahami proses pembelajaran contohnya yaitu pembelajaran yang berlangsung di ruang kelas bersifat dinamis. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya komunikasi atau interaksi timbal balik antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa. Keberagaman siswa didalam kelas juga menuntut keterampilan seorang guru dalam mendisain program pembelajaran yang tepat.