Jadwal Resmi Pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2017
Muh. Ashhar Bustan

Jadwal Resmi Pendaftaran CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2017

JADWAL, TAHAPAN SELEKSI DAN PELAKSANAAN UJIAN

Seleksi penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2017 melalui tahapan sebagai berikut :
1. Jadwal Pelaksanaan

Baca Juga: Link Download Pengumuman Seleksi Administrasi Kemenkumham


No Pelaksanaan Tanggal
1. Pengumuman alokasi formasi di portal PANSELNAS (https://sscn.bkn.go.id) dan website Kementerian Kesehatan (https://cpns.kemkes.go.id) 5 s.d 19 September 2017
2. Pendaftaran secara online melalui portal PANSELNAS (https://cpns.kemkes.go.id) 11 s.d 25 September 2017
3. Pendaftaran secara online (lanjutan) melalui website Kementerian Kesehatan (https://cpns.kemkes.go.id) 12 s.d 26 September 2017
4. Pengiriman berkas ke PO BOX masing-masing Sub  Tim Pengadaan CPNS Kemenkes Regional Provinsi lokasi ujian 13 s.d 27 September 2017
5. Penerimaan berkas di PO BOX masing-masing Sub  Tim Pengadaan CPNS Kemenkes Regional Provinsi lokasi ujian 13 s.d 30 September 2017
6. Pengumuman kelulusan seleksi administrasi 13 Oktober 2017
7. Cetak Kartu Peserta  Ujian SKD secara mandiri 14 s.d 15 Oktober 2017
8. Pelaksanaan SKD 16 s.d 25 Oktober 2017
9. Pengumuman SKD 3 November 2017 (tentatif)
10. Daftar ulang peserta ujian SKB secara online 4 s.d 6 November 2017
11. Cetak Kartu Peserta  Ujian SKB secara mandiri 11 s.d 12 November 2017
12. Pelaksanaan SKB 14 s.d 16 November 2017 (tentatif)
13. Pengumuman Kelulusan CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2017 25 November 2017 (tentatif)
14. Daftar ulang secara online bagi peserta yang lulus seleksi CPNS Kementerian Kesehatan 2017 26 s.d 28 November 2017

 

Catatan : Apabila terdapat perubahan jadwal, akan diumumkan melalui website Kementerian Kesehatan: (https://cpns.kemkes.go.id)

2. Tahapan Seleksi dan Pelaksanaan Ujian
a. Seleksi Administrasi
1) Panitia  akan melakukan  verifikasi  kelengkapan  berkas pendaftaran dan validasi terhadap isian print out  pendaftaran dengan dokumen yang dilampirkan sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan.
2) Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan diumumkan pada website Kementerian Kesehatan dan selanjutnya peserta harus melakukan  cetak kartu peserta ujian secara mandiri melalui  website Kementerian Kesehatan tersebut.
3) Jadwal  dan tempat pelaksanaan  ujian  akan tercantum pada  kartu peserta ujian.

b. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
1) Ujian SKD  melalui sistem CAT dilaksanakan di 7 regional provinsi lokasi ujian pada tanggal 16 s.d 25 Oktober 2017;
2) Peserta  yang berhak mengikuti  ujian  SKD  adalah  pelamar  yang dinyatakan lulus seleksi administrasi;
3) Peserta harus datang 120  menit sebelum pelaksanaan ujian untuk dilakukan verifikasi kartu ujian dan tidak ada toleransi keterlambatan sesuai dengan jadwal sesi yang telah ditentukan;
4) Peserta ujian diwajibkan membawa Kartu Peserta  Ujian yang telah dicetak secara mandiri;
5) Peserta ujian hanya diperbolehkan membawa alat tulis dan KTP;
6) Tas, alat komunikasi, kamera dalam bentuk apapun, dan lain-lain harus dititipkan kepada panitia.
7) Pelamar dinyatakan lulus ujian SKD berdasarkan nilai ambang batas (passing grade) yang ditetapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk  selanjutnya dapat mengikuti ujian Seleksi Kompetensi Bidang.

Baca Juga: Perubahan Pengumuman Penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2017


c. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
1) Peserta  yang berhak mengikuti  ujian  SKB  adalah  peserta  yang dinyatakan lulus seleksi ujian SKD dengan jumlah paling banyak 3 (tiga)  kali  jumlah  kebutuhan pada  masing-masing  jabatan berdasarkan peringkat nilai SKD;
2) Untuk mengikuti SKB, maka peserta yang dinyatakan lulus ujian SKD harus melakukan  daftar  ulang  dan mencetak kartu peserta  ujian secara mandiri pada portal Kementerian Kesehatan.
3) Jadwal dan tempat pelaksanaan ujian akan tercantum pada kartu peserta ujian.
4) Seleksi  Kompetensi  Bidang  terdiri  dari  substansi  jabatan menggunakan CAT, penilaian Executive Brain Assesment (EBA) dan penelusuran rekam jejak serta wawancara.
    a) Penempatan Unit Pelaksana Teknis Rumah Sakit dan Balai.
        (1) Untuk jabatan dokter/dokter gigi ahli pertama dengan kualifikasi dokter umum/dokter gigi/spesialis.
             - Substansi jabatan menggunakan CAT, bobot  40%
             - Penilaian EBA, bobot  20%
             - Penelusuran rekam jejak terkait kualifikasi jabatan dimaksud, bobot 40%
        (2) Untuk   jabatan dokter/dokter gigi ahli pertama dengan kualifikasi dokter umum/dokter gigi dan jabatan lainnya.
             - Substansi jabatan menggunakan CAT, bobot 60%
             - Penilaian EBA, bobot 20%
             - Penelusuran rekam jejak terkait kualifikasi jabatan dimaksud, bobot  20%
    b) Penempatan Unit Pelaksana Teknis Kantor Kesehatan Pelabuhan.
        - Substansi jabatan menggunakan CAT, bobot  40%
        - Penilaian EBA, bobot  20%
        - Penelusuran     rekam    jejak     terkait     kualifikasi     jabatan dimaksud, bobot  40%
    c) Penempatan Unit Pelaksana Teknis Poltekkes
        - Wawancara, bobot  50%
        - Penilaian EBA, bobot  30%
        - Penelusuran     rekam    jejak     terkait     kualifikasi     jabatan dimaksud, bobot  20%

LAIN-LAIN
1. Seleksi Penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2017  sama sekali tidak dipungut biaya; Dihimbau  agar tidak  mempercayai  apabila ada orang/pihak  tertentu (calo) yang menjanjikan  dapat membantu kelulusan  dalam  setiap  tahap seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk lain;
2. Berkas  yang  sudah  dikirimkan  kepada  Kementerian  Kesehatan menjadi milik Panitia dan tidak dapat diminta kembali;
3. Tidak  diperkenankan  mengubah  pilihan  peminatan  yang sudah terdaftar;
4. Para pelamar agar terus memonitor informasi dan perkembangan Penerimaan CPNS Kementerian Kesehatan Tahun 2017  melalui portal PANSELNAS (https://sscn.bkn.go.id) dan website Kementerian Kesehatan (https://cpns.kemkes.go.id);
5. Apabila  terdapat  peserta  yang telah  dinyatakan  lulus  dan diterima  untuk diangkat sebagai CPNS Kementerian Kesehatan, kemudian mengundurkan diri  atau meninggal  dunia, formasinya dapat digantikan oleh peserta ujian lainnya  sesuai  urutan  peringkat  nilai  yang  tertinggi  berikutnya  dan  akan diumumkan melalui website Kementerian Kesehatan (https://cpns.kemkes.go.id).
6. Apabila   alokasi   formasi   khusus  Cum   Laude,   disabilitas   dan  putra  putri Papua/Papua Barat tidak terpenuhi, maka dapat diisi oleh pelamar umum.
7. Bagi peserta yang telah dinyatakan lulus dan diterima tetapi tidak memenuhi syarat yang ditentukan dan/atau tidak memenuhi kelengkapan administrasi dalam batas waktu yang ditentukan, maka yang bersangkutan dianggap tidak memenuhi syarat untuk  diangkat sebagai CPNS dan formasinya dapat digantikan oleh peserta ujian lainnya sesuai urutan peringkat nilai yang tertinggi.
8. Keputusan Panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat;
9. Apabila dikemudian hari pelamar terbukti memberikan data yang tidak sesuai fakta/sengaja melakukan manipulasi data baik pada setiap tahapan seleksi maupun setelah diangkat menjadi CPNS/PNS maka :
    1) Kelulusan yang bersangkutan dinyatakan batal    dan/atau memberhentikan yang bersangkutan sebagai CPNS/PNS;
   2) Melanggar UU ITE Nomor  11 Tahun 2008  Pasal 35 dan Pasal 51 dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 12.000.000.000,- (dua belas milyar rupiah).
10. Bila ada hal-hal yang kurang jelas, kami menyediakan FAQ (Frequently Asked Questions) yang dapat dilihat di website Kementerian Kesehatan (https://cpns.kemkes.go.id).

Bagi teman-teman yang sudah mendaftar melalui portal SSCN BKN, langkah selanjutnya adalah melakukan registrasi online di website CPNS Kementerian Kesehatan. Baca petunjuk pengisian form pendaftaran registrasi online CPNS Kementerian Kesehatan.

Baca Juga: Materi Soal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Substansi Jabatan CPNS Kemenkumham


YANG LAIN:

Komentar

Cari Artikel Lainnya Disini